METRO CIREBON – PRA Arief Natadiningrat Putra mahkota Sultan Kasepuhan Cirebon Jawa Barat mencalonkan diri sebagai calon wakil bupati Kab. Cirebon periode 2008-2013 yang akan digelar pada tanggal 26 Oktober 2008, dalam pelaksanaannya PRA Arief Natadiningrat tidak mempunyai hak untuk mencoblos pada Pilkada Kabupaten Cirebon, Minggu (26/08
Informasi didapat dari Team sukses “DAMAR” bahwa ”PRA Arief bukan domisili di Kab. Cirebon melainkan beliau berdomisili di Kota Cirebon, jadi beliau tidak ikut memberikan suara, disamping itu juga belaui rencananya akan turun langsung memantau jalannya pemungutan suara di beberapa TPS untuk menyaksikan coblosan dan penghitungan suara,"
Tamrin mengatakan, rencananya Djakaria akan memberikan hak suara di TPS 3 Desa Setu Kulon, Kecamatan Weru. Mantan Wali Kota Tangerang ini bersama dengan anggota keluarga mendatangi TPS pada pukul 09.00 WIB. Salah seorang tim sukses pasangan calon nomor 2 Dedi Supardi-Ason Sukasa (Desa), Dodi T Basuni menuturkan, pasangan ini bakal memberikan hak suara di tempat yang berbeda.
”Dedi bakal memberikan hak suara di TPS 01 Desa Bobos,Kecamatan Dukuh Puntang,”katanya. Cawabup Ason Sukasa akan memberikan hak suara di TPS 01 Desa Gegesik Kidul, Kecamatan Gegesik.Pasangan ini mendatangi TPS sekitar pukul 09.00 WIB
Salah seorang tim sukses pasangan nomor 1 Sunjaya Purwadi-Abdul Hayyi (Sah),M Miftah mengatakan, Sunjaya akan mencoblos di TPS 04 Desa Beberan,Kecamatan Palimanan. ”Hayyi akan memberikan hak suara di TPS 01 Desa Ender,Kecamatan Pangenan,”ucapnya@ MOCH. MANSUR
Selengkapnya...
METRO CIREBON - Penduduk Kab. Cirebon Jawa Barat Sebanyak 1,5 juta (dari 2,4 juta) penduduk, dan yang punya hak pilih pada pelaksanaan pencoblosan nanti (Minggu 26/10) untuk mentukan salah seorang pemimpin yang baru pada periode 2008-2013. Masyarakat sendiri akan melihat di TPS-TPS, diantaranya tiga pasangan balon Bupati
Tiga kandidat pasangan tersebut yakni, nomor urut 1 pasangan Sonjaya Suwardi – Abdul Hayyi (SAH) dari jalur independent, nomor 2 pasangan Dedi Supardi - Ason Sukasa (DESA), calon incumbent yang diusung PDIP, Partai Golkar, Partai Demokrat, PAN, PBB dan aliansi 12 partai, serta nomor 3 pasangan Djakaria Machmud - PRA Arif Natadiningrat (DAMAR) yang diusung PKB, PKS, PPP.
Warga akan akan melakukan pencoblosan itu dipastikan pada pagi hari berbondong-bondong mendatangi di 3.149. Tempat Pemungutan Suara (TPS), termasuk di 9 TPS khusus yang tersebar di 424 Desa dan 12 Kelurahan, yang ada di 40 kecamatan.
Informasi yang diperoleh Dedi Supardi dan keluarganya yang menjadi calon bupati incumbent direncanakan akan melakukan pencoblosan di TPS 1 Desa Bobos Kecamatan Dukupuntang, sedangkan wakilnya Ason Sukasa mencoblos di TPS 3 Desa Gegesik Kecamatan Gegesik.
Sedangkan untuk Pasangan Sunjaya akan mencoblon di Desa Beberan Kec. Palimanan dan Abdul Hayyi di Wilayah Timur
Sementara itu untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak dapat diinginkan, serta memberikan keamanan dan kenyamanan, Polres Cirebon akan mengerahkan sekitar 1.120 personel Pasukan. Dengan rincian 1000 personel dan sisanya diperbantukan dari Polda Jabar,Polres Kota Cirebon dan Polres Indramayu.
“Kami,sudah mempersiapkan personel cukup besar untuk mengamankan jalannya Pilkada besok (minggu-red), dan semua personel sudah kami terjunkan,”kata Kapolres AKBP. Drs Edi Mustofa
Pantauan yang dilakukan METRO CIREBON di lapangan di beberapa Desa, warga nampak sibuk mempersiapkan diri melakukan pembuatan TPS menyongsong pesta rakyat kabupaten cirebon tersebut, diantara memasang bilik suara, mengatur meja dan kursi untuk panitia serta warga yang akan memilih calon Bupati baru Kab.
Selengkapnya...
METRO Aksi tersebut sebelum mendatangi rumah Bupati Cirebon mengadakan Orasi di Depan Gedung DPRD Kab
Kedatangan Para Aksi demontarsi di Rumah Bupati Cirebon tersebut di jaga ketat oleh Pasukan Anggota Dalmas Polresta Cirebon, dipimpin langsung Kapolresta AKBP Masudi, dan dibantu Anggota Sat-POL PP. dipimpin Drs.Khusyaeri Kasi Trantib Kab.
Hamzah Hariri Ketika di Konfirmasi METRO CIREBON Sebelum meninggalkan Rumah Bupati Cirebon,“kami, melakukan somasi terhadap Bupati Kab.
Aksi Demontrasi yang tergabung dalam “AMMAK” seperti GN-PK, BASIS,PBC,MPER,Famas,KSS,PMII,FIJAR,LSM Putra Bangsa,Gapura,Berdikari Cirebon,GEGER, dan LP3-HAM, pada intinya, Bupati Cirebon dalam pengelolaan APBD dengan besaran 1,2 Triliun rupiah, ternyata tergambarkan dengan jelas, merupakan kebijakan Bupati yang jauh sama sekali tidak pro Rakyat, hal tersebut dibuktikan dengan pengalokasian anggaran seperti, Operasional dan Gaji Karyawan sekitar 500 Milyar, Alokasi dana Pembangunan sekitar Rp. 100 milyar, Alokasi dana untuk Desa saekitar Rp. 30 Milyar, Alokasi Anggaran SKPD Tingkat Kantor Kabupaten sebesar Rp. 540 Milyar dan Alokasi anggaran untuk Kecamatan sebesar Rp. 30 Milyar, ungkap Hamzah kepada beberapa Wartawan@ MOCH. MANSUR
Selengkapnya...
METRO CIREBON - Laskar Jampang, serukan Netralitas terhadap PNS yang berkecimpung di salah satu pasangan calon, Sejumlah Laskar Jampang yang merupakan barisan pengamanan pasangan Djamkaria Mahmud – PRA Arief Natadiningrat, calon bupati (Cabup) Kab. Cirebon Jawa Barat, Kamis (23/08) dari Pk. 08.00 WIB hingga Jam Kerja para PNS usai
LJ melakukan sweeping di sejumlah kantor Kecamatan dengan tujuan agar para Camat dan Stafnya (PNS) bersikap netral dalam menghadapi ajang Pilkda pada tanggal 26 Oktober 2008 mendatang
Ketua Umum Laskar Jampang, H Raden Gilap, ST. Mengungkapkan kepada METRO CIREBON, pihaknya mensinyalir adanya upaya agar para PNS di lingkungan Pemkab Cirebon hingga ke kecamatan-kecamatan diharuskan memilih ke salah satu pasangan, tepatnya pasangan cabup incumbent
Kebebasan memilih memang diserahkan kepada masyarakat, termasuk para PNS yang ada, untuk itu, ”kami, meminta kepada sejumlah PNS dalam menghadapi pilkada ini, sangat diperlukan dalam artian (Netralitas, di karena berdasar informasi yang “kami, peroleh (LJ) para PNS ini, terkesan sudah diarahkan ke salah satu calon, tandasnya
Pantauan METRO CIREBON di lapangan, sweeping yang dilakukan LJ terjadi di beberapa Kecamatan seperti, Kecamatan Kaliwedi, Kecamatan Gegesik, Kecamatan Susukan, Kecamatan Ciwaringin dan Kecamatan Dukupuntang
Kepada pemegang kekuasaan di tingkat kecamatan yang berada dibawah pimpinan langsung Bupati ini, LJ menyampaikan untuk memberikan kesempatan kepada para masyarakat atau para PNS agar memilih sesuai dengan hati nuraninya, tanpa ada embel-embel pemaksaan, ungkapnya
Sementara itu Camat Susukan Erry Adisaputra ketika dikonfirmasi METRO CIREBON usai menerima rombongan LJ menandaskan, untuk menghadapi pilkada kali ini pihaknya sudah melakukan kewajiban sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya (tupoksi, red) serta bersikap profesional dan proporsional
“Kami, hanya berupaya dan berharap agar pada pelaksanaan Pilkada yang tinggal beberapa hari ini dapat berjalan lancer dan Kondusifitas di wilayah terjaga serta tidak ada ancaman atau gangguan, itu saja, tuturnya
Hal senada dilontarkan Camat Dukupuntang Darjo, pemikiran segenap stafnya yakni bagaimana menciptakan agar wilayahnya aman, menyangkut masalah memilih siapanya itu, semua berada dalam diri masing-masing pemilih,yang kini kerjakan saat ini yakni menciptkan suasana yang aman, tegasnya @ MOCH. MANSUR
Selengkapnya...
METRO Ribuan Massa pendukung “DAMAR” memadati lapangan Ranggajati sekitar Pk. 10.30 WIB, dan masih ribuan berdatangan hingga memadati lapangan sekitar Pk. 01.30 WIB menunggu kedatangan kedua Calon Bupati dan wakil Bupati Cirebon, sekitar Pk. 14.00 WIB, DR. H. Djakaria Mahmud disambut ribuan Massa dan selang beberapa menit PRA Arief Natadiningrat dating mengendari Paksi Nagaliman dikawal para Prajurit Keraton kasepuhan Cirebon
DR. Djakaria dalam orasi politiknya, mengajak kepada semua PNS, Tenaga Honor, mapun Tenaga Kontrak yang mana, jangan takut dengan adanya intimidasi dari atasannya, maka masih ada waktu 5 hari lagi untuk memikirkan pilihannya tetapi bila mana mau berubah, maka, “Kami, mengajak untuk mendukung DAMAR yang benar-benar akan berubah
Seraya Menambahkan, kami merasa prihatin, laporan dari masyarakat, dalam hal pembuatan KTP saja harus datang ke Sumber, oleh sebab itu perubahan akanlah nampak, dengan kerendahan hati untuk pembuatan KTP tidak usah cape hanya datang ke Kantor Kecamatan saja sudah cukup, dan perubahan tersebut bukannya hanya untuk Pemerintahan saja melainkan masyarakat juga harus sejahtera, dan di sambut sorakan riah oleh ribuan massa yang menginginkan pemkab Cirebon direbutnya @ MOCH. MANSUR
Selengkapnya...
METRO Kedatangan Megawati di lapangan Ranggajati Sumber sekitar Pk. 12.45 WIB, dan melakukan orasi Politik hanya 30 menit, kedatangan sendiri dikaawal ketat pasukan Satgas PDI Perjuangan, Pemuda Pancasila, Anggota dalmas Polres Cirebon beserta Pol PP, Megawati, setelah melakukan Orasi politiknya akan melanjutkan perjalanan ke subang, dengan acara yang sama menyangkut pemilihan Kepala daerah Subang,
Megawati sebelum melakukan orasi politiknya, meminta kepada Masayarakat Kab. Cirebon pada tanggal 26 Oktober 2008 nanti, agar memilih Nomor 2 pasangan “DESA” yaitu Dedi Supardi dan ason Sukarsa, dikarenakan “kami, merasa bangga dengan kab. Cirebon, Pasalnya dukungan Masyarakat yang diberikan kepada PDI Perjuangan untuk Pemilihan legislative tahun 2004, mendapatkan suara terbesar di seluruh Indonesia yang mana mencapai 30,19 %, dan dalam Pemilihan Presiden sendiri Kab. Cirebon tahap I mencapai 38.81 %, dan tahap II mencapai suara 50.74 % Suara, maka diharapkan untuk Pemilihan Legislatif atau Pilpres tahun 2009 nanti, agar Kab.
Keprihatinan Megawati, menyangkut Kemajuan Kab. Cirebon, yang mana Cirebon adalah sentral industri Rattan, pada waktu, “kami, menjabat Presiden pasokan Rattan di Cirebon ini sangat meningkat tajam sehingga nilai pengannguran di Cirebon sendiri berkurang, padahal Keputusan bersama Mentri di Cirebon, memutuskan kebutuhan lebih kuat dengan keputusan para pengrajin maupun para pengusaha Rattan sehingga perekonomian kab.
Akan tetapi, “Kami, Kembalikan kepada Masyarakat Kab. Cirebon, apakah masyarakat Cirebon tetap mendukung, “kami, untuk mencalonkan kembali sebagai Presiden RI tahun 2009 nanti, hal tersebut disambut seruan ribuan massa yang tergabung dalam beberapa Parpol seperti PDI Perjuangan, Golkar, PAN, PBB dan 12 Aliansi Partai Politik, terhadap Ibu Megawati, agar tetap mencalonkan Kembali sebagai Presiden RI, untuk Cirebon sendiri harus mencapai 70 % suara untuk Ibu Mega, seruan ribuan Massa tersebut @ MOCH. MANSUR
Selengkapnya...
METRO CIREBON – Komplotan Perampok gasak dua karung uang Bantuan Langsung Tunai (BLT) senilai ratusan juta rupiah yang tersimpan di barangkas Kantor Pos Kesenden Kota Cirebon, sehingga mengakibatkan seorang pegawai kantor pos mendrita luka di bagian tangan akibat terkena sabetan senjata tajam milik pelaku Senin (20/10)
Informasi yang didapat METRO CIREBON di lapangan menyebutkan, komplotan perampok beraksi sekitar pukul 13.00 wib, saat itu pegawai yang ada di dalam kantor pos hanya ada tiga orang yakni Ny Siti Romlah (pegawai kantor) dan dua orang nasabah yang saat ini masih menjalani pemeriksaan di Mapolresta Cirebon .
Komplotan perampokan yang berjumlah diperkirakan 5 orang itu, datang dengan menggunakan sebuah kendaraan roda empat merek
Sedangkan pelaku lainnya mulai membongkar isi brangkas yang belakangan diketahui berisi dua karung uang senilai Rp 290 juta dan Rp 145 juta). Usai mendapatkan uang tersebut para kompotan perampok kemudian tancap kabur, menggunakan sebuah mobil Kijang yang sudah stanby di sisi jalan.
Kepastian jika uang tersebut merupakan dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) hak warga miskin di Kabupaten
Kapolresta Cirebon AKBP Drs Mashudi yang ditemui di tempat kejadian juga belum bias memberikan keterangan rinci mengenai kejadian tersebut. “Kami, masih selidiki, ujarnya singkat sambil berlalu meninggalkan kerumunan wartawan.
Akibat perampokan tersebut, dipastikan sekitar 700 keluarga miskin yang sudah berharap menerima BLT untuk membeli kebutuhan pokok, akhirnya terpaksa gigit jari. Biasanya BLT itu untuk warga miskin di kabupaten
METRO Djakaria Mahmud di sambut para Nelayan dan Masyarakat wilayah Utara, dalam orasi politiknya memaparkan, selama ini para nelayan masih banyak yang belum sejahtera, disamping itu juga masih banyak penguasa-penguasa yang belum memikirkan jeritan para Nelayan yang mana Nelayan sendiri untuk sekarang masih menjerit, dikarenakan harga untuk bahan pokok melonjak, dan untuk pendapatan para nelayan setiap hari sangat minim, dikarenakan pemerintah daerah masih belum mengupayakan semaksimal mungkin
Untuk DAMAR sendiri memprogramkan khusus para nelayan lebih sejahtera, agar dapat menghidupi keluarganya yang lebih mapan, apalagi menyangkut masalah Pendidikan Khusus bagi anak para Nelayan dan umumnya Masyarakat Kab.
“Kami, sangat prihatin dengan pemerintahan selama ini, yang hanya mementingkan kepentingan pribadi maupun Golongan, dimana jeritan para nelayan, Petani maupun Masyarakat Kab.
Djakaria seraya menambahkan, PRA Arief Natadiningrat yang sedang melakukan Kampanye di Wilayah Timur, melakukan temu wicara dengan para Petani Bawang maupun Para Petani padi, yang mana PRA Arif tahu persis bantuan dari Pemerintah Pusat bagi para Petani di kab.
Selengkapnya...
METRO Pantauan METRO CIREBON, di lapangan, insiden itu terjadi di tengah-tengah orasi yang dilontarkan salah satu juru kampanye (jurkam) Desa. Berawal dari salah seorang tim kampanye yang berada di atas panggung melemparkan sesuatu yang membuat sejumlah simpatisan di depan panggung berebutan mengambilnya.
Melihat, Team kampanye yang sedang memberikan sesuatu itu, kontan membuat kerumunan
Jeritan minta tolong nampak dari bibir keduanya, namun suara mereka nyaris tak terdengar, karena dimakan dentuman sound system (pengeras suara, red), persis berada di samping mereka. Beruntung, seorang satgas kampanye menerobos masuk dan menyelamatkan bocah dan nenek tersebut dengan cara manarik mereka mendekati panggung.
Sementara Dedi Supardi, dalam orasi Politiknya di depan ribuan
Jangan bingung, begitu masuk TPS liat kumise atau coblos nomor 2, ajak Dedi yang disambut riuh para pendukungnya, ajakan yang sama juga dilontarkan para jurkam Desa yang berasal dari sejumlah partai besar diantaranya PDI Perjuangan, Partai Golkar (PG), Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN) dan PBB.@ MOCH. MANSUR
Selengkapnya...
METRO CIREBON – Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Kab. Cirebon Jawa Barat mengadakan acara temu kerabat melalui Halal Bi Halal dan Tasyakuran Haji bagi Pegawai PSDA tahun 2008, mengambil tempat di halaman kantor setempat, yang dihadiri keluarga Besar PSDA, para Kepala Bidang, Kepala seksi, Kepala Subag, Kepala UPTD se Kab. Cirebon, Staf dan hadir pula beberapa Ketua Asosiasi seperti Gapensi, Aspekindo serta para undangan, Kamis (16/08)Ir. H. Tarjono, MM Kepala Dinas PSDA Kab. Cirebon dalam sambutannya mengatakan, bahwa memontum Halal Bi Halal yang di laksanakan di Kantor ini sangatlah berarti bagi kita semua, di samping itu juga untuk mempererat tali silahturahmi antara pimpinan dan bawahan, yang selama ini para staf yang menjalankan tugas sesuai dengan porsinya, yang mana pelaksanaan kegiatan di SDA tidak ada kendala apapun, dikarenaka saling mendukung antara pimpinan dan bawahan, demi kemajuan Kab. Cirebon Kedepan
Disamping itu juga kami mengharapkan kepada semau Staf baik Kepala Bidang maupun bawahan, harus bekerja keras dan jangan merasa cangguh terhadap pimpinan kita saling kerja sama mendukung kinerjanya demi mementingkan masyarakat Kab. Cirebon yang madani, melalui Halal Bi halal ini, ujarnya
Tarjono seraya menambahkan, bagi para pegawai SDA yang akan menunaikan Ibadah Haji ke tanah Suci, yang mendapat rahmat dan hidaya dari Allah SWT, dan memenuhi rukun islam yang kelima seperti Bapak Ir. H. Suharto, Bapak Casripin, Bapak Ciptadi, Bapak Supendi, Bapak A. Subana, Ny. Rohati dan Ny. Rara, dengan rasa kasih sayang kita bersama mudah-mudahan menjadi haji yang mabrur dan bisa kembali bertatap muka dengan kita semua sehingga dapat menjalankan tugas seperti biasa, ungkapnya
K. H. Mustofa Aqiel Siraj Pimpinan Pondok Pesantren Kempek Kab. Cirebon dalam ulasan ceramahnya memintah kepada para Pegawai PSDA baik Pimpinan maupun Staf, apalagi yang akan menjalankan ibadah rukun Islam yang kelima pada tahun ini, yang mendapat kesempatan panggilan Allah SWT, agar dalam menjalankan aktifitas keseharian bekerja semaksimal mungkin demi kemajuan khususnya Dinas PSDA dan umumnya kemajuan Masyarakat Kab. Cirebon yang madani @ MOCH. MANSUR
Program Pembangunan Infrastruktur Perdesaan (PPIP) di Kab. Cirebon Jawa Barat, nampaknya sedang dilaksanakan di beberapa Desa, yang mana Kab. Cirebon sendiri mendapatkan kuota 58 Desa yang terbagi di 40 Kecamatan, kuota terbesar di seluruh Indonesia, program tersebut sedang dilaksanakan di 43 Desa dari jumlah 58 Desa yang mendapatkan program PPIPKetika METRO CIREBON konfirmasikan hal tersebut kepada Kepala Dinas Cipta Karya Kab.
Menurutnya, bahwa Program PPIP di Kab. Cirebon pada bulan September 2008, 10 Desa yang sedang melaksanakan kegiatan, itu yang dianggap dalam pengajuan kontrak sudah memenuhi persyaratan sehingga baru 10 Desa yang bisa melaksanakan kegiatan, dan sisanya yang 48 Desa pada bulan Oktober juga harus memenuhi persyaratan pengajuan kontrak, tetapi yang saya ketahui bahwa kontak yang dibuat oleh Organisasi Masyarakat Setempat (OMS) masih banyak yang salah sehingga ada beberapa Desa diantaranya 15 Desa Kontraknya perlu di perbaharui oleh OMS, sedangkan 33 Desa sudah melaksanakan Kegiatan yang dianggap kontraknya sudah sesuai
Nainggolan seraya menambahkan, untuk yang 15 Desa pada pertengahan bulan Oktober ini mudah-mudahan bisa melaksanakan kegiatan proyek seperti Desa yang lainya, sehingga ke 58 Desa, semuanya melaksanakan kegiatan, di samping itu juga untuk yang pertama kali dari 10 Desa, dari hasil pemantauan team kami di lapangan, hasilnya sudah mencapai hampir 40 %, dan bisa untuk mengajukan pencairan tahap Ke kedua, yang anggarannya sama dengan tahap Pertama sebesar Rp. 100 juta, tuturnya
Ketika METRO CIREBON terjun langsung ke lapangan di beberapa Desa, seperti di Desa Pabedilan Kidul Kec. Pabedilan dan Desa Keraton Kec. Suranenggala Kab.
Ketua OMS Pabedilan Ama di dampingi Sukra Bendahara OMS, mengatakan, kegiatan PPIP di Desa Pabedilan pada tahap pertama kami memprogramkan untuk penetrasi jalan di setiap blok dari blok I hingga ke blok 5, di Blok dua penetrasi jalan sepanjang 186 Meter yang terletak di Rt 01/01, dan di Rt. 02/01 kami melakukan kegiatan Jalan Beton sepanjang 135 Meter, dan Pengaspalan di Gang 2 dan gang 5 di Rt. 04/02 sepanjang 157 Meter
Menyinggung tentang kegiatan, Ama menuturkan, dalam pelaksanaan kegiatan kami murni dari masyarakat setempat, yang mana kami sendiri merasa berterimah kasih kepada Dinas Cipta Karya, yang mempercayai Desa kami untuk mendapatkan Program PPIP, maka kami melaksanakan sesuai dengan schedule apa yang ada di buku panduan PPIP, ungkap Ama kepada METRO CIREBON @ MOCH. MANSUR
METRO Kampanye perdana yang dilakukan “DAMAR” PRA Arief Natadiningrat, SE Calon Wakil Bupati Kab. Cirebon di sambut ribuan Masyarakat, kedatangan Calon Wakil Bupati di Desa Gegesik tersebut mengenakan Paksi Nagaliman yang diiring ribuan Masyarakat di Desa Gegesik, PRA Arief Natadiningrat sebelumnya melakukan kampanye di Desa Trusmi, Plered, Plumbon, Karang Wangi, Palimanan, Ciwaringin, Galagamba sekitar pukul 12.00 WIB, beristirahat di Desa Bojong hingga melakukan Sholat Dzuhur, dan melanjutkan Perjalanannya ke Daerah Kaliwedi, Jagapura dan hingga ke Gegesik sekitar pukul 14.28 WIB.
Kedatangan Calon Wakil Bupati, disambut sangat meria oleh Masyarakat kalangan lemah, yang mana PRA Arief Sendiri dikenal sebagai Raja Kasultanan Cirebon Cucu Syekh Syarief Hidayatullah (Mba kuwu Cirebon)
Dalam Orasi politiknya, PRA Arief mengatakan, bila mana Kab. Cirebon perlu Perubahan maka dirinya siap untuk mensejahterakan “Rakyat Cerbon”,dimana kemajuan Wong Cerbon itu ada pada diri Masyarakat itu sendiri, dan bilamana perubahan tersebut sangat nampak, maka masyarakat Kabupaten Cirbon harus melek dan memilih pemimpin yang bias untuk mensejahterahkan Rakyatnya, dan kami berjanji bila Masyarakat percaya untuk memilih “DAMAR” nomor 3 maka kami akan bekerja untuk melayani Masyarakat, dan mengutamakan kepentingan Masyarakat, ungkap Arief @ MOCH. MANSUR
Selengkapnya...